Kembali ke artikel
Keuangan7 mnt

Cara Menentukan Harga Jual Makanan, Termasuk di GoFood, GrabFood & ShopeeFood

Misalnya kamu jualan risol mayo dengan HPP (harga pokok penjualan, yaitu modal untuk membuat satu buah) Rp3.000 per buah dan harga Rp4.500. Pesanan lumayan, jadi kamu daftar GoFood dan memasang harga yang sama. Akhir minggu, uang yang masuk dari aplikasi ternyata lebih kecil dari hitunganmu. Selisihnya adalah komisi aplikasi, ditambah PPN yang biasanya dikenakan di atas komisi itu.

Artikel ini melanjutkan contoh di cara menghitung HPP makanan rumahan per porsi: satu adonan risol mayo jadi 40 buah dengan modal Rp120.000, jadi HPP-nya Rp120.000 ÷ 40 = Rp3.000 per buah. Kalau HPP menumu belum ketemu, hitung dulu di sana. Di sini kita tentukan harga jual langsung, lalu harga di aplikasi supaya untung per risol tetap sama.

Cara menghitung harga jual makanan per porsi

Harga jual adalah HPP ditambah untung yang kamu mau:

Harga jual = HPP × (1 + persen untung)

Persennya dihitung dari modal. Untung 50% artinya harga jual setengah lagi di atas HPP: Rp3.000 × 1,5 = Rp4.500. Ini beberapa pilihan untuk risol dengan HPP Rp3.000:

UntungHarga jualUntung per risolUntung per adonan (40 buah)
30%Rp3.900Rp900Rp36.000
50%Rp4.500Rp1.500Rp60.000
70%Rp5.100Rp2.100Rp84.000
100%Rp6.000Rp3.000Rp120.000

Cara membaca satu baris, misalnya untung 70%: Rp3.000 × 1,7 = Rp5.100. Untung per risol Rp5.100 − Rp3.000 = Rp2.100, dan untuk satu adonan 40 × Rp2.100 = Rp84.000.

Cara menentukan harga jual makanan: pilih persen yang mana?

Tidak ada persen yang baku. Tiga pertanyaan ini membantu memilih:

  1. Berapa harga risol sejenis di sekitarmu? Kalau hasil hitunganmu jauh di atas harga pasaran, pembeli perlu alasan untuk memilih risolmu.
  2. Berapa untung satu adonan? Untung Rp900 per buah terdengar lumayan, tapi satu adonan cuma menghasilkan Rp36.000. Sepadankah dengan waktu dan tenagamu untuk sekali produksi?
  3. Masih untung kalau bahan naik? Di artikel HPP tadi, telur naik ke Rp2.500 per butir membuat HPP jadi Rp3.175. Dengan harga Rp3.900, untungmu tinggal Rp3.900 − Rp3.175 = Rp725 per risol. Dengan harga Rp4.500, masih Rp1.325.

Kalau hasil hitungan jatuh di angka yang tanggung, bulatkan ke atas ke harga yang gampang dibayar. Kalau terpaksa membulatkan ke bawah, hitung lagi untungnya. Misalnya Rp5.100 jadi Rp5.000: untungnya masih Rp2.000 per risol.

Kalau hargamu lebih mahal dari pasaran

Jangan langsung ikut jadi yang paling murah. Penjual yang modalnya lebih besar bisa bertahan jual murah lebih lama daripada kamu. Coba ini dulu:

  • Cek bahan yang bisa lebih hemat tanpa mengubah rasa, misalnya beli kemasan besar kalau harga per gramnya lebih murah dan memang habis terpakai.
  • Sesuaikan ukuran. Risol yang sedikit lebih kecil bisa dijual lebih murah tanpa mengorbankan untung.
  • Tunjukkan kenapa risolmu layak dibayar lebih: isinya penuh, rasanya sama tiap kali pesan, kemasannya rapi, atau bisa dipesan dalam bentuk frozen untuk stok di rumah.

Yang tidak boleh adalah harga di bawah HPP. Di harga itu, makin banyak yang laku, makin besar ruginya.

Harga jual di GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood

Aplikasi pesan antar memotong komisi dari harga menu di setiap pesanan, dan umumnya ada PPN di atas komisi itu. Kalau harga di aplikasi sama dengan harga jual langsung, semua potongan itu keluar dari untungmu.

Berapa komisi GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood?

Per Oktober 2026, di panduan dan syarat resmi ketiga aplikasi, besaran komisi tidak ditulis sebagai satu angka untuk semua penjual:

  • GoFood: panduan GoFood Merchant menyebut komisi tiap resto berbeda-beda. Contoh hitungan di panduan itu memakai komisi 20% ditambah potongan tetap Rp1.000. Besaran untukmu ada di formulir mitra usaha dan aplikasi GoFood Merchant (dulu GoBiz), sesuai syarat dan ketentuannya.
  • GrabFood: syarat umum merchant GrabFood yang berlaku sejak 12 Oktober 2026 menyerahkan besarnya biaya layanan ke perjanjian komersial tiap merchant. Tarif PPN-nya mengikuti aturan pajak yang berlaku.
  • ShopeeFood: ketentuan layanan merchant ShopeeFood menyebut biaya layanan, termasuk PPN, dipotong dari dana transaksi, tanpa menyebut persennya. Kalau persen di rincianmu sudah termasuk PPN, jangan ditambah PPN lagi (lihat langkah 1 di bawah).

Jadi, angka yang benar untukmu ada di perjanjian atau rincian potongan di aplikasi GoFood Merchant, GrabMerchant, atau Shopee Partner. Contoh di bawah memakai komisi misal 20%. Ganti dengan angkamu sendiri.

PPN (pajak pertambahan nilai) biasanya dipungut aplikasi di atas komisinya, lalu ikut dipotong dari uang yang kamu terima. Sejak 2025 tarifnya tertulis 12%, tetapi dihitung dari 11/12 nilai jasa, jadi hasilnya sama dengan 11% (penjelasan DJP, aturan PMK 131/2024). Untuk komisi Rp900 (20% dari risol Rp4.500), PPN-nya 11% × Rp900 = Rp99. Contoh di bawah memakai PPN 11% atas komisi.

Kenapa harga yang sama memakan untung

Risol Rp4.500 dipasang di aplikasi dengan harga yang sama:

  • Komisi: 20% × Rp4.500 = Rp900
  • PPN atas komisi: 11% × Rp900 = Rp99
  • Uang yang masuk: Rp4.500 − Rp900 − Rp99 = Rp3.501
  • Untung: Rp3.501 − Rp3.000 = Rp501, tinggal sekitar sepertiga dari untung jual langsung yang Rp1.500.

Cara menghitung harga jual makanan di aplikasi ojol

1. Gabungkan komisi dan PPN-nya jadi satu persen potongan. Potongan = komisi + (PPN × komisi) = 20% + (11% × 20%) = 20% + 2,2% = 22,2%. Kalau persen di rincian aplikasimu sudah termasuk PPN, pakai angka itu apa adanya.

2. Bagi harga jual langsung dengan sisa setelah potongan. Harga di aplikasi = harga jual langsung ÷ (1 − potongan). Untuk risol: Rp4.500 ÷ (1 − 0,222) = Rp4.500 ÷ 0,778 = Rp5.784,06, dibulatkan ke atas jadi Rp5.785.

3. Cek hasilnya. Komisi 20% × Rp5.785 = Rp1.157. PPN 11% × Rp1.157 = Rp127,27. Uang yang masuk Rp5.785 − Rp1.157 − Rp127,27 = Rp4.500,73. Untung per risol jadi Rp4.500,73 − Rp3.000 = Rp1.500,73: sama dengan jual langsung, plus sedikit lebih dari pembulatan ke atas.

Dua cara pintas berikut kelihatan masuk akal, tapi hasilnya masih kurang. Menaikkan harga 20% (Rp4.500 × 1,2 = Rp5.400) kurang karena komisinya dipotong dari harga yang sudah naik. Membagi dengan 0,8 (dari 1 − 20%) tanpa memasukkan PPN (Rp4.500 ÷ 0,8 = Rp5.625) masih kurang sebesar PPN-nya. Perbandingannya, dengan potongan 22,2% dari harga menu:

Cara pasang hargaHarga di menuPotonganUang masukUntung per risol
Jual langsungRp4.500–Rp4.500Rp1.500
Aplikasi, harga disamakanRp4.500Rp999Rp3.501Rp501
Aplikasi, dinaikkan 20%Rp5.400Rp1.198,80Rp4.201,20Rp1.201,20
Aplikasi, dibagi 0,8 (lupa PPN)Rp5.625Rp1.248,75Rp4.376,25Rp1.376,25
Aplikasi, dibagi 0,778Rp5.785Rp1.284,27Rp4.500,73Rp1.500,73

Pembeli yang beli langsung tetap bayar Rp4.500. Harga Rp5.785 hanya untuk menu di aplikasi. Kalau rincian potonganmu juga memuat potongan tetap dalam rupiah, seperti contoh Rp1.000 di panduan GoFood tadi, tambahkan potongan itu (beserta PPN-nya, kalau ada) ke harga jual langsung sebelum dibagi.

Jual per paket di aplikasi

Untuk menu murah seperti risol, kamu bisa juga menjual paket di aplikasi, misalnya isi 10. Hitungannya sama, mulai dari harga paket kalau dijual langsung: 10 × Rp4.500 = Rp45.000. Lalu Rp45.000 ÷ 0,778 = Rp57.840,62, dibulatkan ke atas jadi Rp57.841. Supaya enak dilihat, pasang Rp58.000. Membulatkan ke atas tidak mengurangi untung: potongan 22,2% × Rp58.000 = Rp12.876, jadi uang yang masuk Rp58.000 − Rp12.876 = Rp45.124. Kalau paketnya pakai kotak, masukkan dulu harga kotaknya ke hitungan HPP.

Catat uang yang benar-benar masuk dari aplikasi

Untuk tahu apakah harga di aplikasi sudah menutup potongannya, catat penjualan dari aplikasi sebesar uang yang masuk ke saldomu, bukan harga di menu. Angkanya bisa dilihat di rincian transaksi atau laporan penjualan di aplikasi mitramu. Cara menulisnya di buku kas ada di contoh pembukuan harian. Di CatatWA, cukup kirim chat WhatsApp:

Kalau dicatat di CatatWA, cukup ketik:
Kamu: jual risol 45rb
CatatWA: Pemasukan dicatat
Rp45.000
Penjualan
Kamu: jual risol gofood 45.124
CatatWA: Pemasukan dicatat
Rp45.124
Penjualan
Coba ketik sendiri, gratisBuka WA

Pesan pertama untuk satu paket isi 10 yang dibeli langsung. Pesan kedua untuk paket yang sama lewat GoFood, sesudah dipotong komisi dan PPN. Uang masuknya hampir sama, tanda harga di aplikasi sudah pas. Kata "gofood" ikut tersimpan di catatan transaksinya, jadi penjualan langsung dan penjualan aplikasi tetap bisa dibedakan. Perintah lainnya ada di daftar perintah WhatsApp CatatWA.

Kalkulator harga jual dan harga di aplikasi

Coba dengan angkamu sendiri. Untuk contoh risol tadi, isi kolomnya seperti ini:

  • Total modal 1 adonan: 120.000
  • Jadi berapa porsi: 40
  • Untung yang diinginkan (%): 50
  • Komisi aplikasi (%): komisi dari aplikasimu ditambah PPN atas komisi itu. Dengan contoh komisi 20% dan PPN 11%, ketik 22,2. Kalau persen di aplikasimu sudah termasuk PPN, ketik apa adanya. Kosongkan kalau kamu hanya jualan langsung.

Hasilnya HPP per porsi Rp3.000, harga jual langsung Rp4.500, dan harga di aplikasi ojol Rp5.785, sama dengan hitungan tangan di atas. Mau menghitung per paket? Isi porsi dengan jumlah paket. Dari 40 risol jadi 4 paket isi 10, dan harga di aplikasi keluar Rp57.841.

Hitung HPP & harga jual

HPP per porsi
–
Harga jual langsung
–
Harga di aplikasi ojol
–

Isi komisi ditambah PPN atas komisi itu. Contoh: komisi 20% dan PPN 11% × 20% = 2,2%, jadi ketik 22,2. Kalau persen di rincian aplikasimu sudah termasuk PPN, ketik apa adanya. Angkanya beda tiap aplikasi dan bisa berubah, cek di GoFood Merchant, GrabMerchant, atau Shopee Partner.

Hitung ulang setiap kali harga bahan naik atau aplikasi mengubah komisinya. Urutannya selalu sama: HPP dulu, lalu harga jual langsung, baru harga di aplikasi.

Intisari penting

Harga jual = HPP × (1 + persen untung). Harga di aplikasi = harga jual ÷ (1 − potongan), dengan potongan = komisi + PPN atas komisi. Cek persen komisimu sendiri di aplikasi mitra.

Mulai catat jualanmu lewat WhatsApp

Tinggal kirim pesan. Tanpa install aplikasi, gratis 14 hari.

Chat CatatWA di WhatsApp